Tampilkan postingan dengan label RUMAH TANGGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RUMAH TANGGA. Tampilkan semua postingan
Kamis, 13 Oktober 2016

INILAH PENYEBABNYA!!,,,, Kenapa Suami Selingkuh Meski Istri Sudah Cantik Sempurna

Apa yang membuat suami tidak ingin selingkuh dan setia? Istri yang cantik, setia dan pintar memuaskan suami di ranjang bukan jaminan. Beberapa hal bisa membuat seorang pria selingkuh.



 Zoya Amirin, psikolog $eksual, mengatakan bahwa pria yang seperti itu berarti sifat sepermanya agresif dan tidak bisa monogami. Dalam sebuah hubungan, laki-laki tersebut cenderung selingkuh.

Lalu, apa yang membuat laki-laki tetap mendua meskipun  memiliki istri yang sempurna?
Zoya menjawab bahwa ada banyak faktor yang membuat seorang lelaki berselingkuh. Misalnya tidak bisa mengkomunikasikan apa yang menjadi kebutuhannya. Misalnya, ingin mendapatkan perhatian dari istri tetapi tidak bisa meminta.

“Seharusnya, lelaki mengatakan apa yang menjadi keinginannya. Jika ingin disayang, dikecup, dipeluk ya ungkapkan. Banyak laki-laki yang ingin mendapatkan cinta dalam bentuk tertentu, tapi dia tidak meminta,” kata Zoya dalam Sexpedia.
BACA JUGA :SUNGGUH ANEH !!..Setiap Hari Ekor Remaja Ini Terus Memanjang. Bahkan Mencapai 18 Cm
Di Indoensia sendiri, perempuan cenderung memposisikan dirinya sebagai ibu daripada istri.

“Beberapa perempuan memperlakukan suaminya seperti anak kecil misalnya ketika mengepak pakaian. Perlakukan suami seperti orang dewasa. Tanyakan padanya apa yang bisa dibantu atau dia bisa mengerjakan sendiri,” kata Zoya.

“Selain itu, panggil pasangan Anda dengan nama sendiri atau sebutan lain yang bukan peran bapak atau ibu,” imbuhnya.

“Anda pasti tahu kalau anak laki-laki yang beranjak remaja biasanya memisahkan diri dari ibunya karena malu misalnya dicium di depan umum. Apalagi laki-laki dewasa, lakukan suami sebagai orang dewasa jika tidak mau dia selingkuh,” ujarnya.


Sumber: Merdekasiana.com/
Kamis, 11 Agustus 2016
Jadi Selingkuhan, Cewek Ini Diserang Satu Genk Wanita

Jadi Selingkuhan, Cewek Ini Diserang Satu Genk Wanita

Aksi kekerasan terhadap wanita selingkuhan kembali beredar di dunia maya dan menjadi viral di China. Sebuah video memperlihatkan seorang wanita simpanan diserang oleh sekelompok wanita di tengah jalan.

Dalam video tersebut terlihat sekelompok wanita mengepung dan memukuli wanita muda bercelana pendek. Dan wanita muda itu hanya bisa pasrah serta menangis.



Kelompok wanita itu memukulnya di bagian belakang, berusaha untuk menelanjangi, dan bahkan mencoba untuk mencekiknya. Bisa dilihat dalam video itu bagian paha wanita muda itu terlihat bengkak dan merah.

Tetapi kelompok wanita penyerang itu tidak peduli, mereka terus menampar dan memukuli perempuan nahas itu beberapa kali, sebelum akhirnya pergi. Di latar belakang, ada suara anak-anak terdengar mempertanyakan mengapa mereka memukuli wanita muda itu.
Aksi seperti ini justru tidak mendapat simpati dari sebagian besar netizen di China.
"Jika kalian memukuli wanita muda itu, tarik keluar dan hajar juga suami kalian yang bejat itu," tulis @northroad.

Yang lain menimpali, "Hajar suami, baru kemudian selingkuhannya. Setelah itu ucapkan selamat kepada mereka berdua," tulis @chenxiang.

Sementara itu, netizen lainnya menulis, "Jika ada yang harus disalahkan, itu adalah suamimu."

(Sumber: shanghaiist.com)
Senin, 20 Juni 2016

Ternyata'',... Inilah 5 Keuntungan Menikah Di Usia 21 Hingga 25 Tahun

Mayoritas orang lebih memilih untuk menikah di usia tua, Berbagai macam alasan seperti meniti karier, meneruskan pendidikan atau memantapkan diri agar bisa optimal mengurus keluarga. Padahal, menikah di usia antara 21 hingga 25 tahun terbukti bisa mendatangkan beberapa keuntungan. Apalagi bagi mereka yang sudah tak tahan untuk menahan 'gejolak' yang sudah membara dalam hati.

Nah, berikut adalah 5 keuntungan yang akan kamu dapatkan jika berani menikah di usia muda antara 21 hingga 25 tahun.

1. Mengeksplor Hidup Di Usia Muda Bersama Pasangan

Ketika kamu sudah memutuskan untuk menikah di usia muda, kamu akan mempunyai semangat yang menggebu dan tak mudah lelah dalam menjalani kehidupan berkeluarga. walaupun tiap hari selalu padat aktifitas, Kamu dan pasangan bisa menjelajahi indahnya kehidupan secara bersama-sama. Merasakan pahit, manis, kecut, asam dari segala permasalahan hidup yang dijalani bersama. Selain itu, kamu juga bisa mengeksplor dunia berdua dan menikmati hidup bersama pasangan saat masih muda. Betapa indah bukan masa-masa seperti ini?


2. Lebih Semangat Mencari Nafkah

Ketika sudah menikah, Lelaki dituntut untuk menafkahi istri dan anak-anaknya. Oleh karenanya, Lelaki yang masih usianya muda tentunya lebih produktif dalam perkara mencari nafkah. Dengan berani menikah di usia muda, tentunya seorang lelaki dengan sendirinya akan lebih bertanggungjawab dan produktif.
3. Mempunyai Energi Lebih Banyak untuk Membesarkan Buah Hati

Bukan merupakan rahasia lagi, Jika pasangan yang masih muda akan memiliki energi lebih demi mendidik dan membesarkan sang buah hati. Ketika anak sudah beranjak dewasa pun, kamu masih berada dalam usia produktif, Sehingga pasangan yang menikah muda tentu bisa mengajarkan berbagai hal pada anak-anaknya tentang kehidupan dan kerja keras. Pun perbedaan usia yang tak terlalu jauh dengan anak akan membuat orangtua bisa lebih akrab dan menjadikan hubungan ini bukan hanya sekedar anak - orang tua namun juga sebagai sahabat.

4. Organ Kewanitaan Berada dalam Puncak Masa Produktif

Awal usia 20-an merupakan usia yang paling produktif, Baik bagi lelaki maupun wanita. Bukan hanya terbatas pada aktifitas sehari-hari saja. Namun organ kewanitaan pada manusia di usia tersebut juga sudah berkembang secara sempurna. Usia muda dengan tubuh sehat dan masih sangat aktif akan menjadikan kehidupan berumah tangga lebih sempurna.
BACA JUGA : Heboh!.. Gadis 13 Tahun Ini Hamil Tanpa Berhubungan Suami Istri…
5. Kehidupan Pernikahan yang Lebih Dinamis

Berada di usia 21 - 25 tahun bisa dikatakan merupakan masa transformasi dari kamu yang masih mempunyai jiwa remaja menjadi seorang manusia yang jauh lebih dewasa. Sudah pasti perubahan ini akan menjadi suatu hal yang membahagiakan untuk dijalani bersama dengan pasanganmu. Emosi kamu dan pasangan yang masih dalam masa transisi tersebut, tentu akan menjadi suatu pembelajaran yang seru untuk dijalani bersama.


Bagaimana? Apa masih takut untuk menikah di usia muda? Jadi, tunggu apalagi untuk segera menyempurnakan agamamu? Semoga disegerakan ya.



Sumber : kabarmakkah.com

Rabu, 15 Juni 2016
"Kisah Nyata" Kisah Suka Duka Pasangan Muda, Rela Menyewa 'Rumah Hantu' Bekas Dukun

"Kisah Nyata" Kisah Suka Duka Pasangan Muda, Rela Menyewa 'Rumah Hantu' Bekas Dukun

Salah seorang istri menceritakan pengalamannya menikah muda.
Suka-dukanya sedikit banyak bisa diambil pelajaran, karena untuk menikah pun tidak harus menunggu kaya dahulu.
Kemudian kenangan mereka saat menyewa rumah hantu, mengajarkan bahwa keteguhan iman dan kesabaran mampu mengalahkan rasa takut.


Bukankan, Allah Swt pun telah menjelaskan bahwa manusia adalah makhluk paling mulia di muka bumi dengan kesempunaan melebihi makhluk yang lain.

Yakni jin dan malaikat yang memang harus kita imani keberadaaannya.
Penasaran, silakan baca kisah selengkapnya seperti dikutip dari fanspage "My Media Hub":
Dulu sebelum kami menikah, banyak yang bertanya kenapa ingin menikah muda? Apakah selesai sekolah? Sudah Ngebetkah?

Padahal, si calon suami tidak memiliki apa-apa pada waktu itu.
Tidak ada mobil, sepeda motor pun tak ada saat kami menikah.
Kenapa? Kenapa? Kenapa?
Jawabannya sebab saya sudah bertemu seorang pria yang sangat penyabar dengan saya.
Jadi, tidak boleh lepaskan dia kan? Kan! Kan! Kan!
Enggan Bebankan Orang Tua
Bayangkan sangking penyabar sang suami, di saat kesulitan saat memberi nafkah lahir, dia pun tidak makan siang sewaktu pertama kali menikah.
Dulu setelah menikah, kita tidur di atas selimut saja.
Tak ada pun keluhan-keluhan meskipun rasanya tidak enak.
Kondisi itu dilalai dalam beberapa bulan, sebab malu juga jika minta tolong ibu dan ayah.
Heran, Kenapa Sewa Rumah Sangat Murah?
Momen yang paling saya ingat, saat kami pindah ke sebuah rumah.

Kami pindah dari rumah lama sebab sewanya mahal dan yang baru ini sangat murah.
Bayangkan RM350 (sekitar Rp 1.143.450) di Kuala Lumpur, harga yang terbilang sangat terjangkau.

Namun rumah itu hanya ada satu kamar saja.
Kami pun heran juga kenapa orang tidak pernah tinggal lama di rumah itu.
Padahal, harga sewanya murah!
Rupanya rumah kami itu adalah bekas rumah dukun.
Jadi bisa sedikit dimengerti, haha! Kemudian tetangga sendiri mengaku rumah itu dihuni oleh 'sesuatu'.
Pernah ada kejadian ketika saya sedang mengaji, Bang Syammil, sang suami tiba-tiba terjatuh.
Tidak tahulah apakah disebabkan oleh angin atau apa.

Menurut tetangga, ada hantu perempuan selalu menangis di depan rumah saya.
Penghuni rumah yang sebelum ini pun pernah juga mengalaminya, tapi kami tak pernah pula melihat apa-apa.
Sewaktu belajar dulu, saya tinggal di Shah Alam.
Bang Syammil duduk seorang diri. Dia sampai melihat pocong saat duduk sendiri di depan rumah.
Besoknya terus demam. Kasihan Syammil.
Namun, yang bersyukur sudah hampir dua tahun kita tinggal di rumah itu dan tetangga pun bilang kamilah yang paling lama menyewa. Hahaha!
Alhamdulillah sekarang saya sudah bekerja dan kami juga sudah pindah ke rumah lain.

Semoga abang terus sabar melayani, karenah saya yang 'gila-gila' ini ya. (Farah Hasunah Radzi)


Editor: Suut Amdani
Sumber: Sriwijaya Post