Inilah Usaha Yang Setan Lakukan Untuk Sesatkan Orang Mukmin Saat Sakaratul Maut
| Mei 12, 2016 |
Advertisement
Allah tidak hanya menciptakan manusia di muka bumi ini, terdapat makhluk
lain yang tidak kasat mata. Makhluk tersebut adalah setan. Setan memang
suka menggoda manusia agar ia menjadi pengikutnya dan jadi pembangkang
di hadapan Allah sang Maha Pencipta.
![]() |
| Sumber: Google.com |
Pada suatu riwayat Abu Dawud dijelaskan bahwa iblis memerintahkan kepada
bala tentaranya untuk berusaha dalam menyesatkan manusia ketika
sakaratul maut. Karena apabila sakaratul maut telah terlewati, tidak ada
kesempatan lagi bagi iblis. Sehingga tipu daya dan cara setan sesatkan
manusia tidak lagi bisa dilakukan pada manusia.
Dalam sebuah hadits dijelaskan ketika manusia mengalami sakaratul maut
dan ia mampu melafalkan kalimat La Ilaha Illallah, maka akan
diberitahukan padanya tentang kabar gembira bahwa ia akan masuk surga.
Namun, ketika sakaratul maut manusia akan disesatkan oleh setan yang ada
di dekatnya. Karena sesungguhnya setan lebih dekat dengan manusia dalam
keadaan sakaratul maut. Setan sangat takut jika melihat malaikat maut
akan mencabut nyawa manusia, karena pada saat itulah kesempatan
terakhirnya menyesatkan umat manusia.
Permusuhan setan pada manusia sudah ada sejak dulu. Sebagai seorang
muslim, ketika ada seseorang dalam keadaan sakaratul maut maka kita
diwajibkan untuk menuntunnya dalam mengucapkan La Ilaha Illallah agar
kematiannya menjadi khusnul khotimah. Namun jika semasa hidupnya, orang
tersebut tidak menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya maka
jawabannya bukanlah mengikuti kata tersebut tapi mengatakan “tidak”. Hal
ini bukan berarti dia tidak mau mengikutinya karena kata itu tidak
diperuntukkan bagi kita yang
menuntun, melainkan setan yang ada di
sekitarnya.
Pada saat seseorang sakaratul maut, maka setan akan memanggil bala
tentaranya untuk menyesatkan orang itu sehingga orang itu akan mati
dalam keadaan Yahudi. Mereka berada di kanan dan kiri orang tersebut.
Setan-setan itu membisikkan jika ia akan meninggal dalam keadaan Yahudi,
karena menurut para setan agama Yahudi adalah sebaik-baik agama. Oleh
karena itu, orang tersebut mengatakan tidak pada setan yang
membisikinya.
Mungkin, beberapa orang menganggap mengatakan La Ilaha Illallah cukup
mudah. Tapi jika dalam kehidupannya ia selalu berbuat kemasiatan dan
tidak pernah menjalankan kewajibannya, maka hal tesebut akan menjadi
sangat susah. Memerlukan kebiasaan dalam melafalkannya dan
mengamalkannya ketika masih hidup.
Pintu sesat setan untuk manusia ini adalah salah satu penyebab mengapa
seseorang susah untuk mengatakan hal tersebut. Setan-setan itu akan
terus berusaha semaksimal mungkin untuk membawa seseorang meninggal
dengan memeluk agama mereka, yakni Yahudi. Bagi orang-orang disekitar
hendaknya terus berusaha menuntun orang tersebut dengan kesabaran.
Mohonkanlah ampun pada Allah atas dosa-dosanya dan mintalah kemudahan
agar orang tersebut dapat meninggal dalam keadaan khusnul khotimah.
Setiap orang pastilah menginginkan kematian yang khusnul khotimah. Tapi
tak ada satu manusia pun yang tahu kapan, dimana dan bagaimana ia akan
mati, karena hal tersebut merupakan rahasia Allah. Sebagai seorang
muslim hendaknya kita terus berusaha menjadi orang baik dari hari
sebelumnya. Kematian khusnul khotimah akan kita dapatkan jika semasa
hidup kita senantiasa bersyukur kepada-Nya dengan menjalankan perintah
dan menjauhi larangan-Nya. Kelak kita akan mendapatkan imbalan yang
setimpal, berupa kebahagiaan di dalam surga.
Demikianlah beberapa usaha setan sesatkan orang mukmin saat sakaratul
maut. Karena kita tidak tahu kapan ajal akan menjemput, oleh karenanya
selalu beramal baiklah agar kita dapat meninggal dalam keadaan muslim
dan khusnul khotimah.
Sumber: Kumpulanmisteri.com
