Heboh! Hari Pertama Puasa Ahmad Dhani Siap ‘Labrak’ Kapolda Metro Jaya Di Markas Polda
| Juni 11, 2016 |
Advertisement
Ahmad Dhani menilai ucapan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto kepada dirinya sudah tidak bisa ditoleransi. Untuk itu Dhani akan menantang lagsung Kapolda di kantornya…
Ucapan tantangan tersebut disampaikan Dhani lewat akun Twitter pribadinya @AHMADDHANIPRAST.
“Besok Senin jam 10.00 WIB saya akan ke Polda Metro Jaya cari Kapolda yang katanya mau mempidanakan Ahmad Dhani. Tolong info ke Kapolda supaya jangan kemana-mana,” cuit bos Republik Cinta tersebut.
Pesan yang sama juga disebarkan Dhani melalui pesan singkat dan instant kepada para wartawan, Minggu (05/06/2016).
Dilansir dari Detikcom,di Twitter Dhani juga sebelumnya sempat menuliskan kalimat bernada tantangan keras kepada Kapolda Metro Jaya tersebut
“Utk Kapolda Metro Jaya… kao mau mempidanakan saya ga usah ngoceh2… langsung tangkap saja…saya tunggi di mana saja… kapan saja.”
Sementara pihak Polda Metro Jaya yang diwakili oleh Kabid Humas Kombes Awi Setiyono menolak berkomentar terkait rencana Dhani ‘melabrak’ Kapolda tersebut. Dia juga membantah bahwa Kapolda akan mempidanakan Ahmad Dhani.
“Biarkan saja masyarakat yang menilai. Kapolda tidak pernah mengeluarkan pernyataan tentang mempidanakan Ahmad Dhani,” kata Awi ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (05/06/2016).
Sikap keras tersebut ditunjukkan oleh pentolan grup band Dewa tersebut sebagai reaksi dari pernyataan Irjen Pol Moechgiayrto yang mengatakan bisa menindak tegas Dhani, terkait dengan aksi unjuk rasa yang digelar bersama Ratna Sarumpaet di depan Gedung KPK , Kamis (02/06/2016). Dimana saat itu beberapa peralatan dan kendaraan besar seperti kontainer akhirnya diamankan oleh polisi.
Atas pelarangan tersebut, Dhani membantah akan menggelar pertunjukan musik di depan Gedung KPK. Ia sepakat dengan Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Khrisna Murti yang sebelumnya telah meneleponya dan memperingatkan uapaya demo Dhani tersebut.
“Kronlogi haru diketahui Kapolda terlebih dahulu sebelum asal ngomong mau mempidanakan Ahmad Dhani,” kata Dhani saat dikonfirmasi perwarta.
Terkait kendaraan yang dibawa, Dhani mengakatan itu hanyalah van untuk pengeras suara dan juga membawa crew untuk audio.
“Mobil box saya bawa speaker untukpengeras suara. Mobil APV berisi crew audio. Tidak ada alat band di dalamnya. Artinya tidak ada niatan bermain musik. Tapi nyatanya mobil saya dua-duannya ditahan juga,” jelas Dhani.
Sumber : suratkabar.id
Ucapan tantangan tersebut disampaikan Dhani lewat akun Twitter pribadinya @AHMADDHANIPRAST.
“Besok Senin jam 10.00 WIB saya akan ke Polda Metro Jaya cari Kapolda yang katanya mau mempidanakan Ahmad Dhani. Tolong info ke Kapolda supaya jangan kemana-mana,” cuit bos Republik Cinta tersebut.
Pesan yang sama juga disebarkan Dhani melalui pesan singkat dan instant kepada para wartawan, Minggu (05/06/2016).
Dilansir dari Detikcom,di Twitter Dhani juga sebelumnya sempat menuliskan kalimat bernada tantangan keras kepada Kapolda Metro Jaya tersebut
“Utk Kapolda Metro Jaya… kao mau mempidanakan saya ga usah ngoceh2… langsung tangkap saja…saya tunggi di mana saja… kapan saja.”
Sementara pihak Polda Metro Jaya yang diwakili oleh Kabid Humas Kombes Awi Setiyono menolak berkomentar terkait rencana Dhani ‘melabrak’ Kapolda tersebut. Dia juga membantah bahwa Kapolda akan mempidanakan Ahmad Dhani.
“Biarkan saja masyarakat yang menilai. Kapolda tidak pernah mengeluarkan pernyataan tentang mempidanakan Ahmad Dhani,” kata Awi ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (05/06/2016).
Sikap keras tersebut ditunjukkan oleh pentolan grup band Dewa tersebut sebagai reaksi dari pernyataan Irjen Pol Moechgiayrto yang mengatakan bisa menindak tegas Dhani, terkait dengan aksi unjuk rasa yang digelar bersama Ratna Sarumpaet di depan Gedung KPK , Kamis (02/06/2016). Dimana saat itu beberapa peralatan dan kendaraan besar seperti kontainer akhirnya diamankan oleh polisi.
Atas pelarangan tersebut, Dhani membantah akan menggelar pertunjukan musik di depan Gedung KPK. Ia sepakat dengan Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Khrisna Murti yang sebelumnya telah meneleponya dan memperingatkan uapaya demo Dhani tersebut.
“Kronlogi haru diketahui Kapolda terlebih dahulu sebelum asal ngomong mau mempidanakan Ahmad Dhani,” kata Dhani saat dikonfirmasi perwarta.
Terkait kendaraan yang dibawa, Dhani mengakatan itu hanyalah van untuk pengeras suara dan juga membawa crew untuk audio.
“Mobil box saya bawa speaker untukpengeras suara. Mobil APV berisi crew audio. Tidak ada alat band di dalamnya. Artinya tidak ada niatan bermain musik. Tapi nyatanya mobil saya dua-duannya ditahan juga,” jelas Dhani.
Sumber : suratkabar.id
